Kategori: Puisi

Puisi

PUASA PUISI

Sudah lama tak menulis, Sebab menulis bagiku saat ada cinta, minimal rindu. Tapi hari ini saat ini, wajib jatuhnya. Anniversary kata orang, Bahagia berulang versi kita. Berjalan tidak selangkah sampai. Menikah adalah berjuang bersama. Selalu ingat, kita tidak boleh kurang. Bahkan merasa kurang pun jangan. Berlebih boleh. Membangun keluarga yang harmonis. Sampai surga, sampai daun-daun […]

Puisi

2 sepuluh 27

Kata teman-teman, aku ini seorang yang jago puisi. Kalau menulis, kataku menawan dan rupawan. Kalau berucap, kataku sarat makna dan konstitusi. Kalau aku diam, segala sesuatu terlihat sangat menyeramkan. Huwa..huwa..huwa.. Hai kekasih surgaku, apa kabarmu di sana? Di bilik jantung hatiku? Kamu lagi ngapain? Wish you all the best forever. Sayangku, ini adalah hari ke […]

Puisi

Istriku Berkata

Aku bingung. Diam dan gelisah. Di sana, istriku mendatangiku dan bertanya, “Ada apa, suamiku?” Kujawab, “Aku merasa diriku tak punya arah. Pernikahan tidak mengubah hidupku. Sama sekali tak mengubahnya.” Istriku berkata, “Suamiku, dulu sebelum menikah, kamu bebas menggunakan waktumu. Bangun pagi semaumu. Mengajar siswa dan murid pada jam yang kamu suka. Pulang ke rumah bila […]

Funny Puisi

Suatu Saat

Mari kita lihat, suatu saat Anda duduk. Di depan monitor 17 inci. Membuka Adobe Photoshop 6, lalu mengedit foto. Foto pacu jawi. Ketika sedang asyik mengedit foto pacu jawi, tiba-tiba… Jawi dalam foto itu hidup. Ia melompat keluar monitor. Anda kena cipratan lunau jawi. Muka Anda bacilemok, bakalupun. Kemudian Anda pergi ke kamar mandi membasuh […]

Puisi

Kita Terbuka

Kita terbuka untuk sebuah kritik. Jangan untuk sebuah, untuk banyak kritik kita terima, bahkan sampai kita mati. Sampai kita lenyap bahkan kita mampus gara-gara kritikan itu. Kita terbuka untuk sebuah kritik. Kritik yang menyatakan kinerja kita sudah bobrok, kerjasama kita tidak baik. Sampai kita hadir sama dengan ketidakhadiran kita. Kita terbuka untuk sebuah kritik. Untuk […]

Puisi

Banyak Persamaan Kita

Benar kita sama MENYUKAI, Kamu menyukai perencanaan Aku menyukai pendadakan Benar kita sama BERJALAN, Kamu berjalan dengan impian Aku berjalan dengan mimpian Benar kita sama BERBAGI, Kamu berbagi kepentingan Aku berbagi keinginan Benar kita sama MENGERTI, Kamu mengerti sebuah kesalahan Aku mengerti sebuah kebetulan Benar kita sama MEMPERBAIKI, Kamu memperbaiki sampai ke akar-akar Aku memperbaiki […]

Puisi

Puisi Cinta untuk Tercinta

(S)ejak kebisuan tidak lagi berlabuh di atas bibirku (R)indu pun mulai bersarang (I)tulah masa-masa kehadiran, Mutia (M)asa segenap kekuatan mulai tumbuh menjulang (U)ntuk kuraih semua asa dan impian (T)uk gapai cita-cita sanubari hati (I)tulah masamu, masa engkau hadir di hatiku (A)ku bersyukur…. (E)quator adalah garis tengah Bumi. (L)intangnya tak tahu aku lintang berapa (P)adahal aku […]

Puisi

Bidadari Embun Pagi

Setiap lirikan matanya adalah tetesan air hujan yang membasahi bumi, tiada henti… Hujan di pagi nan indah… Tak kusangka bila ia menatapku, hatiku ibarat daun hijau bermandikan tetes-tetes embun Basah, berseri, dan sangat alami… Aku berdiri, dan masih saja ia menatap padaku. Mungkin ada yang salah dengan diriku, atau pakaianku…, atau rambutku…, atau jangan-jangan penampilanku.Aku […]

Puisi

Bidadari Pertama dari 300

Keindahan bukanlah apa-apa bila kamu menatap wajahnya Termasuk sebilah kemerduan, sama sekali tak berarti saat engkau mendengar suaranya Aku teringat sebatang bambu, yang sering dijadikan buluh perindu oleh setiap pujangga Ya, seruling bambu… “Bambu, Rindu, dan Rumput yang menari”  Tiga kata itu mewakili semua tentang dirinya Wajah dan ronanya, senyum dan tawanya, suara dan tutur […]

Puisi

Kamu Cahaya Cintaku

Jika aku terbang di langitmu, maka aku tidak akan turun Jika aku lapar di rumahmu, maka aku tidak akan makan Jika aku haus di apdang pasirmu, maka aku tidak akan minum Jika aku miskmin dalam matamu, maka aku tidak akan minta-minta Jika aku bodoh menurutmu, maka aku tak akan malas-malas Jika aku jelek dalam penglihatanmu, […]

Back To Top